Pemograman Web PHP

PHP merupakan singkatan dari “PHP: Hypertext Preprocessor”, bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada serverside. Artinya semua sintaks yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja. Ketika seorang pengguna internet membuka suatu situs yang menggunakan fasilitas server side scripting PHP, maka terlebih dahulu server yang bersangkutan akan memproses semua perintah PHP di server lalu mengirimkan hasilnya dalam format HTML ke web server pengguna internet tadi. Sehingga kode asli yang ditulis dengan PHP tidak terlihat di browser pengguna.

PHP merupakan software yang open source bebas. Jadi anda dapat merubah source code dan mendistribusikan secara bebas dan gratis. PHP juga dapat berjalan lintas platform, yaitu dapat digunakan dengan sistem operasi (Windows dan Linux) dan web server apapun (misalnya: PWS, IIS, Apache dll).

 

Hubungan PHP dengan HTML

Halaman web biasanya disusun dari kode-kode html yang disimpan dalam sebuah file berekstensi .html. File html ini dikirimkan oleh server (atau file) ke browser, kemudian browser menerjemahkan kode-kode tersebut sehingga menghasilkan suatu tampilan yang indah. Lain halnya dengan program php, program ini harus diterjemahkan oleh web-server sehingga menghasilkan kode html yang dikirim ke browser agar dapat ditampilkan. Program ini dapat berdiri sendiri ataupun disisipkan di antara kode-kode html sehingga dapat langsung ditampilkan bersama dengan kode-kode html tersebut. Program php dapat ditambahkan dengan mengapit program tersebut di antara tanda <? dan ?>. Tanda-tanda

tersebut biasanya disebut tanda untuk escaping (kabur) dari kode html. File html yang telah dibubuhi program php harus diganti ekstensi-nya menjadi .php atau .php3.

PHP merupakan bahasa pemograman web yang bersifat server-side HTML=embedded scripting, di mana script-nya menyatu dengan HTML dan berada si server. Artinya adalah sintaks dan perintah-perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan HTML biasa. PHP dikenal sebgai bahasa scripting yang menyatu dengan tag HTML, dieksekusi di server dan digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis seperti ASP (active Server Pages) dan JSP (Java Server Pages).

 

Sejarah PHP

PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdroft, seorang programmer C. Semula PHP digunakannya untuk menghitung jumlah pengunjung di dalam webnya. Kemudian ia mengeluarkan Personal Home Page Tools versi 1.0 secara gratis. Versi ini pertama kali keluar pada tahun 1995. Isinya adalah sekumpulan script PERL yang dibuatnya untuk membuat halaman webnya menjadi dinamis. Kemudian pada tahun1996 ia mengeluarkan PHP versi 2.0 yang kemampuannya telah mampu mengakses database dan dapat terintegrasi dengan HTML.

Pada tahun 1998 tepatnya pada tanggal 6 Juni 1998 keluarlah PHP versi 3.0 yang dikeluarkan oleh Rasmus sendiri bersama kelompok pengembang softwarenya..

Versi teranyar yaitu PHP 4.0 keluar pada tanggal 22 Mei 2000 merupakan versi yang lebih lengkap lagi dibandingkan dengan versi sebelumnya. Perubahan yang paling mendasar pada PHP 4.0 adalah terintegrasinya Zend Engine yang dibuat oleh Zend Suraski dan Andi Gutmans yang merupakan penyempurnaan dari PHP3 scripting engine. Yang lainnya adalah build in HTTP session, tidak lagi menggunakan library tambahan seperti pada PHP3.         Tujuan dari bahasa scripting ini adalah untuk membuat aplikasi-aplikasi yang dijalankan di atas teknologi web. Dalam hal ini, aplikasi pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan web server.

 

 

Kelebihan PHP

Ketika e-commerce semakin berkembang, situs-situs yang statispun semakin ditinggalkan Karena dianggap sudah tidak memenuhi keinginan pasar karena situs tersebut harus tetap dinamis selama setiap hari. Pada saat ini bahasa PERL dan CGI sudah jauh ketinggalan jaman sehingga sebagian besar designer web banyak beralih ke bahasa server-side scripting yang lebih dinamis seperti PHP.

Seluruh aplikasi berbasis web dapat dibuat dengan PHP. Namun kekuatan yang paling utama PHP adalah pada konektivitasnya dengan system database di dalam web. Sistem database yang dapat didukung oleh PHP adalah :

1.    Oracle

2.    MySQL

3.    Sybase

4.    PostgreSQL

5.    dan lainnya

PHP dapat berjalan di berbagai system operasi seperti windows 98/NT, UNIX/LINUX, solaris maupun macintosh.

PHP merupakan software yang open source yang dapat anda download secara gratis dari situs resminya yaitu http://www.php.net, ataupun dari situs-situs yang menyediakan software tersebut seperti di ftp://gerbang.che.itb.ac.id.

Software ini juga dapat berjalan pada web server seperti PWS (Personal Web Server), Apache, IIS, AOLServer, fhttpd, phttpd dan sebagainya. PHP juga merupakan bahasa pemograman yang dapat kita kembangkan sendiri seperti menambah fungsi-fungsi baru.

Keunggulan lainnya dari PHP adalah PHP juga mendukung komunikasi dengan layanan seperti protocol IMAP, SNMP, NNTP, POP3 bahkan HTTP.

PHP dapat diinstal sebagai bagian atau modul dari apache web server atau sebagai CGI script yang mandiri. Banyak keuntungan yang dapat diperoleh jika menggunakan PHP sebagai modul dari apache di antaranya adalah :

1.    Tingkat keamanan yang cukup tinggi

2.    waktu eksekusi yang lebih cepat dibandingkan dengan bahasa pemograman web lainnya yang berorientasi pada server-side scripting.

3.    Akses ke system database yang lebih fleksibel. seperti MySQL.

Adapun kelebihan-kelebihan dari PHP yaitu:

!  Mudah dibuat dan berkecepatan tinggi

!  PHP dapat berjalan lintas platform, yaitu dapat berjalan dalam sistem operasi dan web server apapun.

!  Dapat digunakan secara gratis.

!  Termasuk bahasa yang embedded, yakni dapat diletakkan dalam tag HTML.

!  Termasuk server side programming, sehingga kode asli/source code PHP tidak dapat dlihat di browser pengguna, yang terlihat hanya kode dalam format HTML.

!  Dapat memanfaatkan sumber-sumber aplikasi yang dimiliki oleh server, seperti misalnya untuk keperluan database connection. PHP dapat melakukan koneksi dengan berbagai database seperti MySQL, Oracle, Sybase, mSQL, Solid, Generic ODBC, Postgres SQL, dBase, Direct MS-SQL, Velocis, IBM DB2, Interbase, Frontbase, Empress, dan semua database yang mempunyai profider ODBC seperti misalnya MS Access dan lain-lain.

!  PHP dapat melakukan semua aplikasi program CGI, seperti mengambil nilai form, menghasilkan halaman web yang dinamis, mengirimkan dan menerima cookies.

!  PHP juga mendukung komunikasi dengan layanan lain melalui protokol IMAP, SNMP, NNTP, POP3 dan HTTP dan lainnya.

 

 

  1. 1.    Instalasi Program

Untuk menjalankan PHP, dibutuhkan hal-hal berikut:

< Web Server

< Program aplikasi PHP

< Database server

< Program Aplikasi Database

Ke-empat komponen tersebut mutlak harus ada, jadi sebelum melakukan pemrograman dan menjalankan PHP, komponen-komponen diatas harus dinstall terlebih dahulu.

Untuk keempat software tersebut anda bebas memilih menurut yang anda suka. Namun dalam modul ini yang akan dibahas hanya PhpTriad saja. Kenapa PhpTriad? Karena

disamping software tersebut adalah gratis juga karena dalam satu paket program ini sudah terdiri dari 4 software yang kita butuhkan, yaitu web server (dalam hal ini, Apache), Program PHP, Database Server MySQL dan program aplikasi MySQL. Penginstalan PhpTriad sangat mudah, sekali install semua program tersebut secara otomatis terinstall juga.

Cara instalasi PhpTriad adalah sebagai berikut:

  1. Persiapkan master program PhpTriad. Jika belum ada, silahkan download di internet. Anda dapat meminta bantuan search engine untuk mencari program PhpTriad atau anda dapat mengunjungi situs http://www.download.com.
  2. Setelah proses download selesai, buka windows explorer kemudian double klik icon PhpTriad2-2-1.exe dan ikuti petunjuk yang diberikan.

 

Proses instalasi ini pada dasarnya akan mengekstrak file-file ke direktori tertentu, yaitu c:\apache.

  1. Setelah itu muncul jendela instalasi seperti pada gambar. Kotak licence agreement tersebut merupakan kotak yang harus dibaca terlebih dahulu karena berisikan pengertian-pengertian umum mengenai lisensi perangkat lunak ini. Jika anda se-tuju dengan lisensi yang diberi-kan, baru kita bisa melanjutkan instalasi dengan klik tombol I Agree. Proses instalasi akan berjalan selama beberapa menit. Tunggu proses tersebut hingga selesai.
  2. Setelah proses selesai akan muncul pesan Setup Completed seperti pada gambar dibawah ini. Klik tombol close untuk mengakhiri proses instalasi.

 

  1. Selanjutnya lakukan beberapa langkah untuk mengaktifkan semua komponen PhpTriad dalam komputer anda. Langkah pertama, jalankan PHPTriad Control Panel, yang dapat dilakukan dari Start Menu Program à PHP Triad à  PHPTriad Control Panel.  Atau melalui Internet Explorer, ketikkan http://localhost:1005/ pada address bar.

PHPTriad Control Panel digunakan untuk melakukan pengaturan terhadap berbagai fasilitas yang ada pada PhpTriad. Setelah control panel dijalankan, akan muncul tampilan seperti pada gambar dibawah ini.

 

  1. Setelah PhpTriad Control Panel aktif, lakukan langkah sebagai berikut:

1 Klik “Install Apache as Service”.

Proses ini akan melakukan instalasi Apache sebagai service software.

1 Klik “Start Apache”.

Proses ini akan melakukan aktifasi Apache sebagai webserver.

1 Klik “Start MySQL”.

Pilih versi sistem operasi yang aktif dan sesuaikan dengan versi yang ada pada komputer anda.

1 Klik “Open Site w/ default Browser”.

Bagian ini digunakan untuk mengecek apakah PHP sebagai sebuah service sudah dapat digunakan Jika berhasil, maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

 

  1. Langkah selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah mengubah atau mengatur direktori/folder default untuk dokumen anda. Ini dilakukan agar ketika kita membuka Internet Explorer dan mengetikkan http://localhost pada address bar, maka yang akan dibuka adalah document root yang posisinya di folder yang telah kita tentukan. Jika tidak kita atur, maka default untuk document root adalah di direktori “C:\apache\htdocs”. Artinya, dokumen yang diakses secara otomatis oleh browser ketika memanggil localhost adalah dokumen-dokumen yang berada pada folder tersebut. Dan secara otomatis pula, file yang pertama kali dijalankan adalah file yang memiliki nama index.html, atau index.htm atau index.php yang terdapat dalam folder tersebut.

Untuk mengatur document root, yang perlu anda lakukan adalah:

< Buat direktori/folder baru yang akan kita jadikan document root. Misalnya: “c:\latihan”.

< Jalankan program aplikasi teks editor Notepad. Kemudian buka file “httpd.conf” yang terletak di “c:\apache\conf”. Cari teks DocumentRoot ”C:\Apache\htdocs” kemudian ganti teks tersebut dengan DocumentRoot ”C:\Latihan”. Simpan file ini dan tutup kembali notepad anda. Sekarang anda bisa membuat file-file PHP yang disimpan dalam direktori menurut selera anda sendiri.

  1. Langkah terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah mengaktifkan MySQL. Jalankan windows explorer kemudian masuk ke direktori/folder C:\apache\mysql\bin dan cari file winmysqladmin.exe. Jalankan file ini untuk mengaktifkan MySql. Jika file ini belum pernah dijalankan sebelumnya, maka akan muncul window form yang meminta ke anda agar memasukkan nama user dan password. Isilah sesuai dengan keinginan anda sendiri dan jangan lupa dicatat agar anda tidak melupakannya.

Setelah anda mengisinya, klik ok. Dan winmysql akan segera aktif (terlihat di taskbar sebelah kanan dengan icon berwarna hijau, jika berwarna merah berarti tidak jalan)

  1. Ok, proses instalasi semua software yang kita butuhkan sekarang telah selesai. Dan sekarang mari kita lanjutkan ke materi berikutnya.

 

 

 

  1. 1.    Penulisan Script PHP

Pastikan web server dan skrip PHP anda telah berjalan dengan baik sebelum anda memulai pemrograman PHP. Untuk membuat web dengan script PHP, cukup anda persiapkan editor teks.

Fungsi-fungsi yang ada di PHP uncase sensitive, tetapi variabelnya case sensitive (membedakan huruf besar dan kecil). Script PHP diawali dengan tanda lebih kecil ( < ) dan diakhiri dengan tanda lebih besar ( > ).  Ada tiga cara untuk menuliskan script PHP yaitu:

Æ  <?

Script PHP

?>

Æ  <?php

Script PHP

?>

Æ  <script language=”php”>

Script PHP

</script>

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penulisan script php, yaitu:

<  Script PHP harus disimpan dengan ekstensi PHP. Format penulisannya adalah namafile.php, atau namafile.php3 atau namafile.php4.

<  Setiap instruksi dipisahkan oleh tanda titik koma (“;”).

<  Setiap baris script isi harus didahului pernyataan cetak yang dibedakan menjadi dua, yaitu Print dan Echo.

<  Penulisan komentar/comment didahului dengan /* dan diakhiri dengan */. Atau diawali dengan tanda //. Sintaknya adalah sebagai berikut:

/* komentar */

// komentar

# komentar

<  Karakter adalah semua bentuk huruf, angka, spasi, tanda kontrol atau simbol yang terdapat dalam tombol keyboard.

  1. 1.   Variable

Variabel digunakan untuk menyimpan data sementara dan nilainya bisa berubah-ubah setiap kali program dijalankan. Dalam PHP setiap nama variable diawali tanda dollar ($) dan diikuti dengan nama variabelnya, tidak memandang data tersebut apakah integer, real maupun string, PHP otomatis akan mengkonversi data menurut tipenya. Misalnya nama variable a dalam PHP ditulis dengan $a. Jenis suatu variable ditentukan pada saat jalannya program dan tergantung pada konteks yang digunakan. Aturan penamaan variabel dalam PHP:

þ  Diawali dengan tanda dolar ($)

þ  Penamaan variabel bersifat case sensitive

þ  Nama variabel hanya bisa diawali dengan huruf atau garis bawah, baru dapat diikuti dengan beberapa huruf atau angka maupun garis bawah yang panjangnya tidak terbatas.

þ  Tidak boleh menggunakan tanda baca.

þ  Tidak boleh menggunakan reserved word PHP seperti misalnya echo, print, dan lain-lain.

Posted in Pemograman Web | Leave a comment

Pengenalan Bahasa Pemograman Berbasis web

Bahasa Pemograman berbasis Web memang sangat familiar dan menjadi suatu trend di kalangan pemula seperti saya ini.Banyak software yang berbasis pembuatan Web seperti frontpage , Dreamweaver, dan Joomla yang databasenya menggunakan PHP dan MySql.Ada beberapa struktur pemahaman tentang bahasa pemograman yang berbasis Web yang digunakan dalam pembuatan suatu website maupun Blog yang harus dipahami dasar-dasarnya.Berikut merupakan bahasa pemrograman yang berbasis Web.
1. Bahasa Pemrograman HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan.Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer.

2. Bahasa Pemrograman PHP
PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini.
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.PHP banyak dipakai untuk membuat situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows).

3. Bahasa Pemrograman Javascript
Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client.JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape.Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.

4. Bahasa Pemrograman CSS
Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup.Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML.Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL.Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).

5. Bahasa Pemrograman ASP
ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis.ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft.ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.

6. Bahasa Pemrograman XML
Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja.XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.

7. Bahasa Pemrograman WML
WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (eXtensible Markup Langauge).WML ini adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless.WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.

8. Bahasa Pemrograman PERL
Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.

9. Bahasa Pemrograman CFM
Cfm dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio.Syntax coldfusion berbasis html.

Posted in Pemograman Web | Leave a comment

Bahasa Pemograman Berbasis Web

Bahasa Pemrograman Berbasis Web


Sesuai judul diatas maka arti bahasa pemrograman berbasis web adalah pengelompokkan bahasa yang digunakan untuk membangun sebuah aplikasi yang berbasis web dan dapat dibuka melalui Web Browser.

w3shcools

Bahasa pemrograman berbasis web sudah cukup populer digunakan. Karena penggunaannya yang cukup mudah dan banyak resource yang disediakan di internet untuk belajar. Salah satunya ada di www.w3schools.com (Bhs. Inggris tuh – Sambil sedikit-sedikit belajar bahasa inggris :D ). dan juga ada fitur Try It editor yang berfungsi mencoba contoh program secara langsung.

Bahasa Pemrograman Berbasis Web Sendiri , Dibagi dengan 2 kelompok :

  • Client Side Scripting (CSS).
  • Server Side Scripting (SSS).

Client Side Scripting (CSS):

Client Side Scripting (CSS). Adalah bahasa pemrograman berbasis web yang pengolahannya (Eksekusi)nya Dilakukan disisi Client. Yaitu dilakukan di Web Browser Seperti : Mozilla Firefox, Internet Explorer, Opera, Dll. Misalnya, ketika kita membuat File dengan nama “coba.html” dan berisi source code HTML. Lalu file “coba.html” kita jalankan melalui browser maka proses eksekusi (render) ada di browser tersebut dan langsung ditampilkan ke browser itu juga.

Bahasa pemrograman yang termasuk di CSS adalah :

  • HTML (Hypertext Markup Language)
  • Javascript
  • CSS (cascading style sheet)
  • XML (Extensible Markup Language)
  • Dan Lain Lain

Server Side Scripting (SSS): 
Server Side Scripting (SSS). Adalah suatu bahasa pemrograman yang Pengolahannya (Eksekusi) nya dilakukan di-sisi server. Server dengan artian merupakan Web Server yang memiliki Engine atau mesin untuk menerjemahkan Bahasa pemrograman tersebut kemudian dikirim ke Web Browser (Firefox, IE, Dll) untuk ditampilkan.
Beberapa Bahasa pemrograman yang termasuk di SSC adalah :

  • PHP (Hypertext Prepocessor)
  • ASP (Active Server Pages)
  • JSP (Java Server Pages)
  • Dan lain lain

Sedangkan Web Server Sendiri Merupakan Software yang berada pada komputer server dan berfungsi untuk menerima request dari Klien (Web Browser),  kemudian menerjemahkan ke  format “HTML” lalu mengirimkan kembali ke Web Browser agar bisa dilihat.

MEKANISME  :

mekanisme web server

Jadi, misalnya kita  membuka halaman facebook.com lewat browser : Maka yang terjadi Client (Web Browser) mengirimkan request kepada Web Server facebook.com. Lalu Web Server menerima Request dari client Kemudian Web Server Menerjemahkan ke dalam format “HTML”. Dan yang terakhir web server me-RESPON ke client Dan kemudian muncul-lah halaman facebook.com tersebut di browser.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Dasar Pemograman Wibesite:html

Dalam membangun sebuah website, salah satu bahasa pemrograman yang sangat dibutuhkan adalah HTML. HTML menjadi elemen penting dalam perkembangan website, HTML juga dapat di kombinasikan dengan bahasa atau script pendukung seperti PHP, Java Script, CSS (untuk tampilan atau style). Untuk kali ini Bali Web Design akan berbagi pengetahuan tentang “HTML”, apa itu HTML? HTML adalah singkatan dari Hyper Text Markup  Language. HTML digunakan untuk membuat halaman web yang nantinya akan di baca dan diterjamahkan oleh browser (misal Internet Explorer), File yang ditulis dalam format HTML disimpan dengan ekstensi .htm atau .html . File file ini dapat ditulis/diketik pada editor seperti Notepad, WordPad, Macromedia Dreamweaver dan sebagainya

Tag-tag yang digunakan dalam HTML

Tag adalah perintah – perintah yang digunakan untuk membuat suatu dokumen web, Tag tag dalam HTML ditulis dalam (“<…>“) dan diakhiri dengan (“<…/>”)
Contoh : <html> ….. </html>

Namun tidak semua tag dalam html ditulis dalam pasangan seperti diatas.
Contoh tag <br> tidak mempunyai </br>

Tag < <HTML> <HEAD> dan <BODY>

Tag <html> dan </html> digunakan untuk menandai awal dan akhir dari suatu dokumen html

Tag <head> dan </head> adalah bagian kepala dokumen yang bisa berisi judul dokumen atau style – style yang digunakan pada bagian <body>

Tag <body> dan </body> adalah bagian badan dari dokumen html yang memuat semua tag-tag yang digunakan untuk membuat suatu web

  • Contoh
1
2
3
4
5
6
7
8
<html>
<head>
 <title> My First HTML Project </title>
</head>
<body>
 WELCOME TO MY WEBSITE
</body>
</html>

 

Atribut Tag <Body>

BACKGROUND :   Menentukan gambar latar belakang dari badan dokumen
BGCOLOR :   Menentukan warna latar belakang dari badan dokumen
Text :    Menentukan warna text yang berada dalam badan dokumen
Link :    Menentukan warna text hyperlink yang berada dalam badan dokumen

1
2
3
4
5
6
7
8
<html>
<head>
 <title> My First HTML Project </title>
</head>
<body BGCOLOR = “Green” TEXT = “Red”    >
 WELCOME TO MY WEBSITE
</body>
</html>

 

Tag <P>, <Br> dan <Hr>

Tag <p> digunakan untuk menandai suatu paragraf. Memiliki atribut ALIGN yang berisi LEFT, RIGHT, JUSTIFY, dan CENTER.

Tag <br> digunakan untuk pindah baris saat menulis

Tag <hr> digunakan untuk membuat garis horizontal.Memiliki atribut SIZE dan WIDTH

  • Contoh
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<html>
<head>
 <title> Tag P, Br dan Hr </title>
</head>
<body>
 <p>Ini adalah paragraf pertama, yang berisi 3 baris.  Baris satu, dua dan tiga. <br><br></p>
 <p>Ini adalah paragraf kerdua, yang berisi garis horizontal</p> <hr>
 Ini adalah garis horizontal.
</body>
</html>

 

 

Tag Heading

Tag <h1> sampai <h6> termasuk dalam tag heading
Tag tersebut biasanya digunakan untuk menentukan bagian bab, subbab dan subsubbab.
Tag <h1> ukarannya paling besar, tag <h6> ukurannya paling kecil

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
<html>
<head>
 <title> Tag Heading </title>
</head>
<body>
 <h1> Heading 1 </h1>
 <h2> Heading 2 </h2>
 <h3> Heading 3 </h3>
 <h4> Heading 4 </h4>
 <h5> Heading 5 </h5>
 <h6> Heading 6 </h6>
</body>
</html>

Memformat Teks

<small> :   Membuat teks menjadi relatif lebih kecil daripada lainnya
<big>  :  Membuat teks menjadi relatif lebih besar daripada lainnya
<I>    : Membuat teks tercetak miring
<B>  :  Membuat teks tercetak tebal
<U>   : Membuat teks tercetak bergaris bawah
<Sup> :  Membuat teks menjadi superscript
<Strike> :   Membuat teks tercoret
<Sub>  :  Membuat teks menjadi subscript

 

Tag <Font>

Tag <font> digunakan untuk memformat teks yang lebih kompleks
Atribut tag font adalah SIZE, FACE, COLOR
Size untuk menentukan ukuran
Face untuk menentukan jenis huruf
Color untuk menentukan warna

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
<html>
<body>
teks normal <br>
 <small> teks small </small><br>
 <big> teks big</big><br>
 <b> teks tebal </b><br>
 <i> teks miring </i><br>
 <u> teks bergaris bawah </u><br>
 Contoh superscript : x <sup>2</sup><br>
 Contoh subscript : H<sub>2</sub>O<br>
 <strike> Ini teks tercoret </strike><br>
 <font size = 5 face = verdana>
 menggunakan tag font
 </font>
</body>
</html>

Karakter Khusus

Karakter Kode Deskripsi
“                 &quot;               Kutip
&                &amp;                Ampersand
<                &lt;                   Kurang dari
>                &gt;                  Lebih dari
©               &copy;               Copyright
®               &reg;                 Reg Trademark
+/-             &plusmn              Plus Minus

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
<html>
<head>
 <title> Karakter Khusus </title>
</head>
<body>
 &quot;
 <br>
 &copy;
 <br>
 &reg;
</body>
</html>
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Perbedaan XHTML Dan HTML

adalah singkatan dari Extensible HyperText Markup Language. XHTML ini sebenarnya adalah revolusi HTML dan merupakan generasi berikutnya setelah HTML yang memiliki kemampuan yang tinggi, disiplin, ketat dan stabil. XHTML ini sendiri juga termasuk dari kombinasi antara HTML dan XML (Extensible Markup Language).

HTML sendiri adalah bahasa asli dari WWW (World Wide Web). Sebenarnya XHTML dan HTML ini hampir sama hanya saja XHTML ini dirancang untuk menyesuaikan standar XML. Untuk penulisan kode program pada XHTML disarankan menggunakan huruf kecil dan tidak melupakan tag penutup elemen pada setiap tag program.

Berikut sedikit dari perbedaan dari XHTML dan HTML:

  • Elemen XHTML harus tersusun secara benar (properly nested).
  • XHTML merupakan dokumen yang “well-formed”.
  • Nama tag harus menggunakan huruf kecil.
  • Semua elemen XHTML harus memiliki penutup.
  • Tiap value pada attribute harus terbungkus dengan tanda kutip ganda atau tunggal dan atributnya sendiri tidak boleh disingkat.
  • Tag image harus terdapat alt attribute yang menyediakan deskripsi image, untuk memungkinkan image tersebut memiliki beberapa persyaratan untuk aksesibilitas bersama dengan standar web yang berbeda.
  • Persyaratan lain dari XHTML adalah adanya pernyataan dari deklarasi DOCTYPE yang menentukan aturan mana yang diikuti oleh dokumen anda (aturan yang diwarisi dari XML). Anda akan menemukan pernyataan ini pada baris pertama dari atas ketika anda mengaktifkan halaman source kode XHTML yaitu tipe dokumen deklarasi (juga disebut dengan DTD atau DOCTYPE). Sebagian besar halaman web yang diciptakan hari ini akan menyertakan deklarasi DOCTYPE tersebut. Ada 3 DTD untuk XHTML: Strict (hanya akan validasi jika tanpa tag usang), Transisi (masih akan memvalidasi dengan tag usang), dan Frameset (untuk halaman yang “set up frame”). Semua dokumen XHTML harus sesuai dengan aturan sintaks XML.

Berikut adalah penjelasan dari poin-poin diatas:

Elemen XHTML harus tersusun secara benar (properly nested).
Didalam HTML elemen tidak harus tersusun dengan tata letak struktur yang benar berikut contohnya:

Pada penulisan HTML

1 <b>
2 <i>
3 Ini adalah tulisan yang berformat bold dan italik
4 </b> <!-- tag b tidak ditutup dengan benar -->
5 </i> <!-- tag i tidak ditutup dengan benar -->

Pada XHTML semua elemen harus tersusun dengan benar seperti ini:

1 <b>
2 <i>
3 Ini adalah tulisan yang berformat bold dan italik
4 </i> <!-- Tag i ditutup dengan benar -->
5 </b> <!-- Tag b ditutup dengan benar -->

Keterangan: sebelum tag <i> ditutup belum boleh ada penutup untuk </b>, <i> adalah
elemen anak dari elemen <b>, pembuka dan penutup <i> harus di dalam elemen <b>

Terlihat dari kode di atas bahwa setiap tag harus ditutup secara berurutan.

Lihat contoh ke 2 ini:

01 <ul>
02   <li>Kopi</li>
03   <li>Teh
04     <ul>
05       <li>Teh Hitam</li>
06       <li>Teh Hijau</li>
07     </ul>
08   <li>Susu</li>
09 </ul>
10
11 <!-- tag li pada Teh tidak ditutup -->

Penulisan ini yang benar:

01 <ul>
02   <li>Kopi</li>
03   <li>Teh
04     <ul>
05       <li>Teh Hitam </li>
06       <li>Teh Hijau </li>
07     </ul>
08   </li> <!-- tag li ditutup -->
09   <li>Susu</li>
10 </ul>

Dokumen harus “Well-formed”
Semua elemen XHTML harus tersusun dalam elemen sebagai root element.
Setiap elemen dapat memiliki sub (child) element. Setiap sub elemen harus tersusun
dengan benar di dalam parent element.

Struktur dasarnya adalah sebagai berikut:

1 <html>
2 <head> ... </head>
3 <body> ... </body>
4 </html>

Nama Tag harus huruf kecil
Hal ini dikarenakan XHTML merupakan dokumen XML. XML bersifat case-sensitive. Tag
seperti <br> dan <BR> dianggap berbeda.

Penulisan salah

1 <BODY>
2 <P>Ini adalah paragraf</P>
3 </BODY>

Penulisan Benar

1 <body>
2 <p> Ini adalah paragraf </p>
3 </body>

Semua elemen XHTML harus ditutup
Setiap elemen terbuka harus ditutup dengan tag penutup

Penulisan salah

1 <p> Ini adalah paragraf
2 <p> Ini adalah paragraph yang lain

Penulisan Benar

1 <p> Ini adalah paragraf </p>
2 <p> Ini adalah paragraf yang lain </p>

Elemen kosong harus ditutup
Elemen kosong harus ditutup menggunakan />.

Penulisan salah

1 Ini adalah break<br>
2 Ini adalah garis mendatar:<hr>
3 Ini adalah image <img src="gambar.gif" alt="gambar">

Penulisan Benar

1 Ini adalah break<br />
2 Ini adalah garis mendatar:<hr />
3 Ini adalah image <img src="gambar.gif" alt="gambar" />

Tiap value pada attribute harus terbungkus dengan tanda kutip ganda atau tunggal dan atributnya sendiri tidak boleh disingkat.

Penulisan salah

1 <div id=value> ... </div> <!-- value tidak ditutup tanda kutip -->
2 <div clss=value> ... </div> <!-- atribut class disingkat menjadi clss -->

Penulisan Benar

1 <div id="value"> ... </div> <!-- value ditutup kutip ganda -->
2 <div class="value"> ... </div> <!-- atribut class tidak disingkat -->
3
4 <div class='value'> ... </div> <!-- value ditutup kutip tunggal -->

Tag image harus terdapat alt
Tag image harus terdapat alt attribute yang menyediakan deskripsi image, untuk memungkinkan image tersebut memiliki beberapa persyaratan untuk aksesibilitas bersama dengan standar web yang berbeda.

Penulisan salah

1 <img src="alamatgambar.com" />

Penulisan Benar

1 <img src="alamatgambar.com" alt="Ini gambar saya" />
Posted in Pemograman Web | Leave a comment

Kata motifasi untuk Mahasiswa

Sesuatu yang membuat saya bertahan kerjain tugas semalaman adalah bahwa apa yang saya kerjakan ini adalah suatu hal yang membedakan saya dengan orang malas
Bukan tentang tugas selesai atau tidak, tetapi bagaimana kita bisa mendapatkan ilmu dan pengetahuan dari tugas yang kita selesaikan
“ Walaupun gen pintarnya seperti ilmuan Einstein, tetapi jika Einstein tidak pernah sama sekali membaca buku kedokteran maka ia akan tidak akan pintar mengenai kedokteran”

Tidak ada salah jurusan, semua benar. Tergantung dari bagaimana cara kita menjalankan pilihan jurusan tersebut

” Sukses itu kalau menurut saya biasa saja, Bisa lulus kuliah dan liat senyum orang tua pas poto bareng pake toga “

” Kuliah itu ibaratkan kaya orang pacaran. Pas kita punya motivasi (alasan) buat putus, coba ingat perjuangan pas kita PDKT ”

Posted in Umum | Leave a comment

Materi Pemograman Web

Pemrograman web diambil dari 2 suku kata yaitu pemrograman dan web. Pemrograman yang dalam bahasa English adalah programming dan diartikan proses, cara, perbuatan program (secara bahasa indonesia). Definisi Web : jaringan komputer yang terdiri dari kumpulan situs internet yang menawarkan teks dan grafik dan suara dan sumber daya animasi melalui protokol transfer hypertext. (http://www.artikata.com/arti-201588-web.php). Orang banyak mengenal web dengan istilah WWW (world wide web), World Wide Web adalah layanan internet yang paling populer saat ini internet mulai dikenal dan digunakan secara luas setelah adanya layanan WWW . WWW adalah halaman-halaman website yang dapat saling terkoneksi satu dengan lainnya (hyperlink) yang membentuk samudra belantara informasi . WWW berjalan dengan protokol HyperText Transfer Protokol (HTTP). Halaman Web merupakan file teks murni (plain text) yang berisi sintaks-sintaks HTML yang dapat dibuka/ dilihat/ diterjemahkan dengan Internet Browser . Sintaks HTML mampu memuat konten text, gambar, audio, video dan animasi. Kini internet identik dengan web, karena kepopuleran web sebagai standar interface pada lanyanan-layanan yang ada di internet, dari awalnya sebagai penyedia informasi, ini digunakan juga untuk komunikasi dari email sampai dengan chatting, sampai dengan melakukan transaksi binsin (commerce) (Betha Sidik,Ir, Pemrograman web dengan HTML, Informatika Bandung, 2005) Banyak keuntungan yang diberikan oleh Aplikasi berbasis Web dari pada aplikasi berbasis destop, sehingga aplikasi berbasis web telah diadopsi oleh perusahaan sebagai bagian dari strategi teknologi informasinya, karena beberapa alasan :

Akses informasi mudah,

  1. Baris isi

Setup server lebih mudah

  1. Baris isi

Informasi mudah didistribusikan

  1. Baris isi

Bebas platform, informasi dapat di sajikan oleh browser web pada sistem operasi mana saja karena adanya standar dokumen berbagai tipe data dapat disajikan

  1. Baris isi

HTTP

HTTP (HyperTextTransfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web(WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen. Pengembangan HTTP dikoordinasi oleh Konsorsium World Wide Web(W3C) dan grup bekerja Internet Engineering Task Force(IETF), bekerja dalam publikasi satu seri RFC, yang paling terkenal RFC 2616, yang menjelaskan HTTP/1,1, versti HTTP yang digunakan umum sekarang ini. HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara clientdan server. Sebuh client HTTP seperti web browser, biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IPke porttertentu di tuan rumah yang jauh (biasanya port 80). Sebuah server HTTP yang mendengarkan diport tersebut menunggu client mengirim kode permintaan (request), seperti “GET / HTTP/1.1” (yang akan meminta halaman yang sudah ditentukan), diikuti dengan pesan MIMEyang memiliki beberapa informasi kode kepala yang menjelaskan aspek dari permintaan tersebut, diikut dengan badan dari data tertentu. Beberapa kepala (header) juga bebas ditulis atau tidak, sementara lainnya (seperti tuan rumah) diperlukan oleh protokol HTTP/1,1. Begitu menerima kode permintaan (dan pesan, bila ada), server mengirim kembali kode jawaban, seperti “200 OK”, dan sebuah pesan yang diminta, atau sebuah pesan error atau pesan lainnya.

Sejarah Protokol HTTP pertama kali dipergunakan dalam WWW pada tahun 1990. Pada saat tersebut yang dipakai adalah protokol HTTP versi 0.9. Versi 0.9 ini adalah protokol transfer dokumen secara mentah, maksudnya adalah data dokumen dikirim sesuai dengan isi dari dokumen tersebut tanpa memandang tipe dari dokumen. Kemudian pada tahun 1996 protokol HTTP diperbaiki menjadi HTTP versi 1.0. Perubahan ini untuk mengakomodasi tipe-tipe dokumen yang hendak dikirim beserta enkoding yang dipergunakan dalam pengiriman data dokumen. Sesuai dengan perkembangan infrastruktur internet maka pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi 1.1 untuk mengakomodasi proxy, cache dan koneksi yang persisten.

PERBEDAAN WEB 1.0, WEB 2.0 dan WEB 3.0

Web adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). Secara umum, Web 1.0 dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif.Secara garis besar, sifat Web 1.0 adalah Read.

Lalu, tak lama kemudian muncullah Web 2.0 yang merupakan revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, juga merupakan suatu percobaan untuk memahami aturan untuk mencapai keberhasilan platform baru.Sifat Web 2.0 adalah Read-Write. Era Web 2.0 tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal. Tapi era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat individu.

  Sedangkan letak perbedaan Web 1.0 dan Web 2.0 yaitu :
     1. Perilaku pengguna Membaca Menulis
     2. Pelaku utama Perusahaan Pengguna/Komunitas
     3. Hubungan dengan server Client-server Peer to peer
     4. Bahasa pemrograman penampil konten HTML XML
     5. Pola hubungan penerbit-pengguna Searah Dua arah/ Interaktif
     6. Pengelolaan konten Taksonomi/direktori Folksonomi/penanda/tag
     7. Penayangan berbagai kanal informasi Portal RSS/Sindikasi
     8. Hubungan antar pengakses Tidak ada Berjejaring
     9. Sumber konten Penerbit/pemilik situs Pengguna

Yang menjadi kunci perbedaan dalam Web 2.0 dan Web 1.0 adalah keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya.Sedangkan Web 2.0 memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan.Kemampuan web 2.0 dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, voice dapat dilakukan layaknya aplikasi desktop.

Selanjutnya adalah Web 3.0, jika dunia seluler dikenal istilah 3G, maka di Internet ada yang namanya Web 3.0. Wow, apa pula ini? Apa bedanya dengan Web 2.0 yang sekarang sedang marak? Jangan salah, ternyata orang Indonesia juga sudah ada yang mengembangkannya.Konsep ini dapat diandaikan sebuah website sebagai sebuah intelektualitas buatan (Artificial Intelegence).Aplikasi – aplikasi online dalam website dapat saling berinteraksi, kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya web service. Di web 3.0 ini, sudah terjadi konvergensi yang sangat dekat antara dunia TI dengan dunia telekomunikasi. Dunia web dan telco berkembang pesat seiring dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan perangkat TI dan telekomunikasi nantinya sudah seperti sama saja tidak ada bedanya. Saat ini saja pertanda seperti itu sudah mulai bisa kita rasakan walaupun masih belum sempurna. Kita bisa menonton tivi di ponsel atau komputer, bisa mengakses internet di ponsel, bisa melakukan SMS dan telepon dari komputer. Ya karena konvergensi terhadap berbagai perangkat seperti hukum alam yang tidak bisa dielakkan. Semua mengalami evolusi menuju dunia yang lebih maju.

Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik napas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas. Saat ini adaptasi Web 3.0 mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan di dunia seperti secondlife, Google Co-Ops, bahkan di Indonesia sendiri juga sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L Online (LILO) Community.

Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik napas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas.

Web 1.0
Merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Berbagai Website seperti situs berita “cnn.com” atau situs belanja “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis ini.

Web 2.0
Web 2.0 Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara online. Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: “Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut” Berbagai layanan berbasis web seperti jejaring sosial, wiki dan folksonomies (misalnya: “flickr.com”, “del.icio.us”) merupakan teknologi Web 2.0 yang menambah interaktifitas di antara para pengguna Web.

  Pada umumnya, Website yang dibangun dengan menggunakan teknologi Web 2.0 memiliki fitur-fitur sebagai berikut:
    • CSS (Cascading Style Sheets)
    • Aplikasi Rich Internet atau berbasis Ajax
    • Markup XHTML
    • Sindikasi dan agregasi data menggunakan RSS/Atom
    • URL yang valid
    • Folksonomies
    • Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
    • XML Web-Service API

Web 3.0 / Semantic Web
Waaupun masih dalam perdebatan di kalangan analis dan peneliti, istilah Web 3.0 tetap berpotensi menjadi generasi teknologi di dunia Internet. Saat ini, definisi untuk Web 3.0 sangat beragam mulai dari pengaksesan broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak bersifat on-demand [Joh07]. Namun, menurut John Markoff, Web 3.0 adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Berdasarkan definisi yang dikemukakan tersebut, maka pada dasarnya Semantic Web memiliki tujuan yang sama karena Semantic Web memiliki isi Web yang tidak dapat hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (software agents). Melalui Semantic Web inilah, berbagai perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih mudah [Tim01]. Pembuatan Semantic Web dimungkinkan dengan adanya sekumpulan standar yang dikoordinasi oleh World Wide Web Consortium (W3C). Standar yang paling penting dalam membangun Semantic Web adalah XML, XML Schema, RDF, OWL, dan SPARQL.

   Mungkin ini beberapa referensi ciri khas dari web 3.0 
      • Transformation dari tmp penyimpanan yang bersifat terpisah pisah menjadi satu.
      • Ubiquitous connectivity, memungkinkan info diakses di berbagai media.
      • Network computing, software-as-a-service business models, Web services interoperability, distributed computing, grid computing and  
        cloud computing;
      • Open technologies, sebagian besar semuanya berjalan dalam platform open source / free.
      • Open identity, OpenID, seluruh info adalah bebas dan sebebas – bebasnya.
      • The intelligent web, Semantic Web technologies such as RDF, OWL, SWRL, SPARQL, GRDDL, semantic application platforms, and statement- 
        based datastores;
      • Distributed databases, database terdistribusi dalam WWD ( World Wide Database ).
      • Intelligent applications.

Dari seluruh sifat dan kriteria tersebut, yang bisa dijelaskan dan masih dapat diperkirakan berhasil barulah semantic web.

(http://sioc-project.org/ )Adalah komunitas yang berusaha mewujudkan semantic website yang tengah berjuang membantu kita menciptakan web cerdas yang mana kelak pencarian info di internet menjadi jauh – jauh sangat mudah. Banyak orang yang bahkan tidak tahu bahwa istilah web 2.0 / 3.0 adalah sebuah istilah untuk konsep dan cara bekerja dari manusia pada informasi di internet, dan bukanlah sebuah teknologi bernama 2.0 atau 3.0

Bahasa Pemrograman Web

Bahasa pemrograman merupakan suatu teknik instruksi standar untuk memerintah komputer. Berikut adalah penjelasan tentang bahasa pemrograman yang biasa digunakan untuk membuat suatu website:

Bahasa Pemrograman Keterangan
HTML HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox, Microsoft Internet Explorer dll.
PHP Hypertext Preprocessor (PHP) adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini.PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web. PHP banyak dipakai untuk membuat situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain. PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows).
ASP ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis.ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft. ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.
XML Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja. XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.
WML WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (Extensible Markup Langauge). WML adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless.WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.
PERL Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.
CFM CFM dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio.Syntax coldfusion berbasis html.
Javascript Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client.JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape. Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.
CSS Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup.Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML. Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).
Posted in Pemograman Web | Leave a comment