Bahasa Pemograman Berbasis Web

Bahasa Pemrograman Berbasis Web


Sesuai judul diatas maka arti bahasa pemrograman berbasis web adalah pengelompokkan bahasa yang digunakan untuk membangun sebuah aplikasi yang berbasis web dan dapat dibuka melalui Web Browser.

w3shcools

Bahasa pemrograman berbasis web sudah cukup populer digunakan. Karena penggunaannya yang cukup mudah dan banyak resource yang disediakan di internet untuk belajar. Salah satunya ada di www.w3schools.com (Bhs. Inggris tuh – Sambil sedikit-sedikit belajar bahasa inggris :D ). dan juga ada fitur Try It editor yang berfungsi mencoba contoh program secara langsung.

Bahasa Pemrograman Berbasis Web Sendiri , Dibagi dengan 2 kelompok :

  • Client Side Scripting (CSS).
  • Server Side Scripting (SSS).

Client Side Scripting (CSS):

Client Side Scripting (CSS). Adalah bahasa pemrograman berbasis web yang pengolahannya (Eksekusi)nya Dilakukan disisi Client. Yaitu dilakukan di Web Browser Seperti : Mozilla Firefox, Internet Explorer, Opera, Dll. Misalnya, ketika kita membuat File dengan nama “coba.html” dan berisi source code HTML. Lalu file “coba.html” kita jalankan melalui browser maka proses eksekusi (render) ada di browser tersebut dan langsung ditampilkan ke browser itu juga.

Bahasa pemrograman yang termasuk di CSS adalah :

  • HTML (Hypertext Markup Language)
  • Javascript
  • CSS (cascading style sheet)
  • XML (Extensible Markup Language)
  • Dan Lain Lain

Server Side Scripting (SSS): 
Server Side Scripting (SSS). Adalah suatu bahasa pemrograman yang Pengolahannya (Eksekusi) nya dilakukan di-sisi server. Server dengan artian merupakan Web Server yang memiliki Engine atau mesin untuk menerjemahkan Bahasa pemrograman tersebut kemudian dikirim ke Web Browser (Firefox, IE, Dll) untuk ditampilkan.
Beberapa Bahasa pemrograman yang termasuk di SSC adalah :

  • PHP (Hypertext Prepocessor)
  • ASP (Active Server Pages)
  • JSP (Java Server Pages)
  • Dan lain lain

Sedangkan Web Server Sendiri Merupakan Software yang berada pada komputer server dan berfungsi untuk menerima request dari Klien (Web Browser),  kemudian menerjemahkan ke  format “HTML” lalu mengirimkan kembali ke Web Browser agar bisa dilihat.

MEKANISME  :

mekanisme web server

Jadi, misalnya kita  membuka halaman facebook.com lewat browser : Maka yang terjadi Client (Web Browser) mengirimkan request kepada Web Server facebook.com. Lalu Web Server menerima Request dari client Kemudian Web Server Menerjemahkan ke dalam format “HTML”. Dan yang terakhir web server me-RESPON ke client Dan kemudian muncul-lah halaman facebook.com tersebut di browser.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s